Pages

Featured 1

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 2

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 3

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Tampilkan postingan dengan label Inisiatif bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inisiatif bisnis. Tampilkan semua postingan

6.11.09

Cara membuat warnet speedy di daerah pelosok


Naahhh…..dari judulnya saya pasti anda pada bingung? Gimana caranya buat warnet di pelosok desa tapi disana tidak ada telephon apalagi sambungan internet speedy……bisa kah?? Jawabannya BISA DOOONG !!

Kita sama ketahui, bahwa untuk menjadi pelanggan Speedy anda haruslah mempunyai sambungan telephon dirumah terlebih dahulu. Itupun belum tentu, kalau ada telephon rumah anda bisa secara serta merta mendapatkan sambungan layanan internet speedy dari telkom. Karena tidak semua wilayah atau area yang sudah bisa mendapatkan jaringan speedy karena berbicara speedy berarti berbicara system jaringan ADSL…Apa itu sambungan ADSL??

Sebelum ADSL, kita sudah terlebih dulu mengenal sistem yang disebut dial-up. Sistem ini menggunakan sambungan kabel telepon sebagai jaringan penghubung dengan Internet Service Provider (ISP). Namun dalam penggunaannya, dial-up memiliki beberapa kekurangan. Seperti rendahnya kecepatan dalam mengakses internet, terlebih di jam-jam tertentu yang merupakan waktu sibuk atau office hour. Selain itu, karena menggunakan sambungan telepon, kita tidak bisa menggunakan telepon bila sedang melakukan koneksi internet. Penggunaan sambungan telepon juga memungkinkan tingginya tingkat gangguan atau noise bila sedang menggunakan internet. Kekurangan lainnya adalah sistem penghitungan dial-up yang masih berdasarkan waktu dan masih dirasakan sangat mahal.

ADSL sendiri merupakan salah satu dari beberapa jenis DSL, disamping SDSL, GHDSL, IDSL, VDSL, dan HDSL. DSL merupakan teknologi akses internet menggunakan kabel tembaga, sering disebut juga sebagai teknologi suntikan atau injection technology yang membantu kabel telepon biasa dalam menghantarkan data dalam jumlah besar. DSL sendiri dapat tersedia berkat adanya sebuah perangkat yang disebut DSLAM (DSL Acces Multiplexter). Untuk mencapai tingkat kecepatan yang tinggi, DSL menggunakan sinyal frekuensi hingga 1 MHz. Lain halnya untuk ADSL, sinyal frekuensi yang dipakai hanya berkisar antara 20 KHz sampai 1 MHz. Sementara untuk penggunaan ADSL di Indonesia dengan program Telkom Speedy, kecepatan yang ditawarkan berkisar antara 1024 kbps untuk downstream dan 128 kbps untuk upstream. Kecepatan downstream inilah yang menjadikan ADSL lebih cocok untuk kalangan rumah tangga. Karena pada kalangan rumah tangga umumnya lebih banyak kegiatan menerima, dibandingkan kegiatan mengirim. Seperti mendownload data, gambar, musik, ataupun video.

Perkenalan masyarakat Indonesia sendiri akan ADSL mulai berkembang saat PT.Telkom, yang merupakan perusahaan pengatur jaringan telepon nasional memperkenalkan program yang disebut sebagai Telkom Speedy, yaitu jaringan khusus dari PT.Telkom untuk penggunaan internet. Dengan melakukan pemasaran dan promosi-promosi yang gencar, Telkom Speedy berhasil dipasarkan di kalangan rumah tangga.

Sekarang anda sudah paham seputar jaringan Speedy Telkom dengan menggunakan jaringan ADSL….
Kita kembali ke TOPIK kita yang pertama……yah…..

Banyak peluang bisnis yang mungkin bisa kita buka dipelosok desa, misalnya membuka WARNET disana agar masyarakat dipedesaan tidak ketinggalan berita juga perkembangan tehnologi khususnya tehnologi internet.Lalu bagaimana jika didesa tersebut sama sekali tidak ada sambungan internet speedy ?
Jawabannya kita harus menggunakan system pengiriman sinyal secara WIRELESS ( tanpa kabel ). Jaringan Wireless sendiri di Indonesia yang menyangkut masalah wireless internet belum banyak yang mendalaminya..Yah…paling seputar Wireless Wifi Warkop-lah…(hotspot). System jaringan yang akan kita lempar jauh kepelosok pedesaan itu haruslah memenuhi beberapa kriteria, antara lain :

1. Sinyal Internet tersebut haruslah kuat dengan delay pelemparan sinyal antara 1-3 millisecond (ms)
2. Diupayakan jaringan tersebut jangan sampai terjadi Real Time Out (RTI) yang banyak antara Pusat server dan Penerima.
3. Menggunakan pelempar sinyal yang kuat dan tahan terhadap gangguan cuaca yang terjadi didaerah tersebut, sebab akan dipasang secara OUTDOOR nantinya.
4. Antena yang digunakan minimal punya penguatan 24dB Gain agar sinyal terjamin mutunya.
5. Tx Power dari alat pelempar tesebut harus mampu memenuhi pemenuhan sinyal sebesar minimal 35% (60dB Sinyal Receiver)
6. Pemenuhan Sinyal Frednel Zone (SFZ) dapat tercapai tanpa halangan yang berarti seperti Bukit, Gunung, atau Gedung bertingkat.
7. Tx dan RX sinyal seimbang akan sinyal pancar terima yang terjadi sesuai dengan ketentuan yang akan dicapai.

Kami sendiri telah melakukan yang yang serupa berupa pendirian Warnet dengan jarak tempuh pengriman sinyal dari tempat server, dimana diserver terpasang telephon dan sambungan internet speedy dengan JARAK PELEMPARAN WIRELESS SPEEDY antara 10 s/d 15 km diberbagai wilayah Kabupaten di Sulawesi Selatan…Alhamdulillah….sekarang hasil kerja dari rekan2 di IFANET INTENET SERVICE PROVIDER sudah bisa membantu masyarakat diberbagai pelosok desa untuk mendapatkan informasi yang luas via WARNET WIRELESS SPEEDY……


sumber : IFANET - ISP Makassar Indonesia

Posted in Speedy

21.10.09

Syarat Dasar Operator Warnet

Syarat-syarat menjadi Operator warnet itu gampang-gampang susah….

Syarat utama untukmenjadi Operator adalah bisa paham tentang pengoprasian computer dari masing-masing PC..

Syarat-syarat dasarnya adalah :

 Berakal sehat(tidak gila)
 Bisa mengetik Mikrosof Word dan yang lainya.
 Paham tentang program billing
 Bisa membuat Facebook.
 Bisa menyalahkan dan mematikan computer
 Paham tentang jaringan internet (speedy) jika ada
 Bisa mengoprasikan printer
 Disiplin

Dari syarat-syarat di atas setidaknya bisa sebagai pegangan bagi anda yang mau menjadi operator warnet. Dsamping itu juga masih banyak syarat-syarat untuk menjadi operator yang handal.

Pengalaman saya yang sudah menjadi Operator warnet, menjadi lebih sibuk karana adanya user pemula yang tidak paham bagaimana caranya masuk ke dalam internet/bagaimana cara maencari data dari internat.

Semoga syarat dasar di atas menjadi pegangan bagi anda yang ingin menjadi operator warnet.

>

2.10.09

Mulai usaha warnet

Seperti yang sudah saat saya bahas sebelumnya, berikut ini adalah tambahan yang sering sekali di pertanyakan oleh teman-teman yang ingin memulai buka usaha warnet.

moga saja bisa membantu, dan selamat membuka warnet....


PROSEDUR

Tidak ada prosedur yang terlalu rumit yang harus dilewati, jika pun ada biasanya prosedur perijinan. Dalam hal ini mungkin perijinan usaha dan pendirian tower (jika diperlukan). Khusus untuk perijinan tower, mungkin akan menemui sedikit hambatan jika masyarakat sekitarnya masih kurang edukasi mengenai keberadaan tower. Sejak kasus robohnya tower TV7 waktu lalu, perijinan mendirikan tower cukup mengalami hambatan (tergantung daerah masing-masing/kota).

Informasi yang diperoleh dari beberapa pelanggan, untuk warnet / MPG kecil (dibawah 10 PC) hanya perlu ijin dari lingkungan sekitar. Sedangkan untuk warnet / MPG skala besar biasanya diminta diperlukan ijin usaha.

Atau bisa juga dengan menggunakan telkom speedy, yang penggunaanya menggunakan kabel lan ke setiap masing-masing unit tanpa menggunakan tower. Biasanya setiap 10 PC menggunakan paketan 2 mb khusus untuk browsing,chating ataupun download.

BANDWIDTH
Ada dua macam bandwidth yang bisa dipilih, mix bandiwdth (koneksi internasional dan lokal) atau IIX (koneksi ke situs lokal Indonesia). Pada dasarnya pricing policy ditiap daerah tidak dapat disamaratakan, mengingat biaya bandwidth antar kota tidak sama. Tergantung kemana ISP yang bersangkutan melakukan koneksi, dengan cara apa dan bagaimana. Untuk sekedar gambaran harga bandwidth, bisa dilihat di website ISP yang ada di masing-masing kota.

Bagaimana memperkirakan kebutuhan bandwidth untuk warnet kita ? Gampang saja, kebutuhan bandwidth minimum setiap PC di warnet kurang lebih adalah 4-8kbps. Untuk kebutuhan Multiplayer Game, bandwidth minimum setiap PC adalah 8kbps. Jadi sebuah warnet dengan 10 buah PC akan membutuhkan bandwidth sekitar 40Kbps s/d 80Kbps sedangkan multiplayer game online akan memerlukan bandwith minimum 80Kbps. Bila bandwithnya kurang dari angka-angka ini, akses di warnet akan lambat, bahkan untuk game online akan sering terputus/reset.

Ada beberapa istilah yang sering digunakan oleh ISP dalam mendeskripsikan besaran bandwidth, yaitu istilah CIR (Commited Information Rate), clear channel dan sharing/burstable. CIR adalah istilah yang menyatakan minimum besarnya bandwidth yang dijamin bisa kita terima.
Jika kita membeli bandwidth 64Kbps dengan CIR juga 64Kbps maka bandwidth itu dikatakan 64Kbps clear channel. Sebaliknya kalau kita membeli bandwidth 64Kbps dengan CIR 32Kbps maka bandwidth itu dikatakan burstable atau share (dibagi).

Bandwidth sebesar 64Kbps share 2 artinya bandwidth tersebut dibagi dengan 2 pelanggan warnet lainnya (mis: warnet A dan warnet B). Jika warnet A tidak sedang menggunakan, maka warnet B dapat menikmati bandwidth sebesar 64kbps, namun jika keduanya sedang aktif, maka masing-masing hanya dapat menikmati bandwidth sebesar 32kbps (CIR = 32Kbps). Hal yang sama berlaku untuk bandwidth 64Kbps share 4 (CIR = 16Kbps).

Tanyakan dengan detail mengenai besaran bandwidth ini kepada ISP yang anda pilih. Ada beberapa ISP kurang terbuka mengenai hal ini karena masalah persaingan harga. Pada dasarnya harga bandwidth tidak bisa terlalu jauh perbedaannya, karna memang supplier-nya terbatas. Jadi lakukan pengetesan terhadap besarnya bandwidth yang dipilih. i berkali-kali pada waktu yang berbeda beda untuk mengukur konsistensi besarnya bandwidth yang diperoleh.

BIAYA
Biaya yang dikeluarkan tergantung dari beberapa hal, diantaranya:

  • Sewa tempat

  • Jumlah PC

  • Besarnya bandwidth/telkom speedy

  • Tower

Jumlah PC akan mempengaruhi besarnya bandwidth yang diperlukan. Rata-rata warnet mematok bandwidth 4kbps per PC untuk menghitung besarnya bandwidth yang akan diambil. Dengan perhitungan ala warnet konvensional, biasanya dengan jumlah 10 PC barulah bisnis warnet tersebut dapat terasa menguntungkan dari sisi finansial. Untuk harga tower, di Bandung berkisar 1,1 – 1,3 juta per stack (1 stack = 5 meter). Perbedaan harga ini dipengaruhi dari jenis towernya sendiri, lokasi pendirian tower dan grounding yang diperlukan. Disarankan untuk warnet agar minimum grounding mencapai 1 ohm.

OPERASIONAL
Biaya bulanan yang harus diperhitungkan adalah mencakup biaya bandwidth bulanan, gaji operator, biaya listrik.

  • biaya bandwidth = Rp. 5 juta-an untuk 15 PC

  • biaya speedy (jika ada)= Rp 1.250.000 15 PC
  • Biaya listrik = Rp. 50.000 / PC

  • Gaji operator (jika ada) = Rp. 300.000

  • Biaya perawatan = Rp 50.000 / PC

  • Biaya sewa tempat (jika ada) Rp 10 jutaan/tahun

Dibawah ini adalah gambaran dari warnet saya sendiri

  • jumlah PC 12 pc
  • Telkom speedy Rp. 825.000 per bulan

  • Biaya listrik Rp. 1.500.000 per bulan
  • Operator: -

  • Tarif warnet Rp. 2.500 per jam

  • Lama operasional: 10 jam per hari per PC.

  • Pendapatan dari warnet: (Rp. 2.500 x10 jam) = Rp. 300.000 per hari x 30 hari = Rp. 9.000.000,- per bulan

OPERATING SYSTEM
Amannya memang menggunakan software dengan lisensi. Harga Windows original yang kami peroleh dari Multicom, Bandung adalah: USD80 (home) dan USD140 (professional). Harga tersebut adalah untuk 1 PC dan biasanya warnet memilih paket Home saja.
Untuk menghindari sweeping dari Microsoft, maka warnet yang menggunakan software windows harus mengisi MSRA (Microsoft Software Rental Agreement) yang merupakan pernyataan penggunaan bersifat komersil.

Jika ingin yang free, bisa menggunakan Linux. User biasanya merasa tidak familiar dengan Linux, padahal untuk aktivitas web-base cukup nyaman menggunakan linux. Tinggal bagaimana cara kita meng-edukasi para user saja.

KENDALA
Beberapa orang menanyakan hambatan apa saja yang ada dalam bisnis ini. Mungkin lebih tepat jika kita sebut kendala. Dalam operasionalnya, ada musim tertentu dimana pengunjung warnet cenderung sepi. Saat itu pemasukan lebih kecil sedangkan fixed-cost tetap harus keluar. Biaya bandwidth dengan system lump-sum jelas cukup menyulitkan pemilik warnet dari sisi cash-flow. Alangkah baiknya jika ISP yang digunakan dapat memberikan fasilitas down-grade bandwidth ketika musim sedang sepi. Sebaiknya sebelum menandatangani kontrak berlangganan, tanyakan masalah ini kepada pihak ISP. Beda lagi dengan speedy musim apapun juga tidak pernah berpengaruh kendalanya hanya di kabel lan saja terkadang tidak konek antisipasinya cukup menata rapih kabel agal tiak terinjak-injak dan kabel pada posisi aman.

LAIN-LAIN
Sekedar tambahan, disarankan agar pemilik warnet jangan meremehkan masalah Kontrak Berlangganan, karena dengan adanya Kontrak maka ISP seharusnya dapat menjamin Service Level Agreement atas kualitas koneksi. Beberapa warnet merasa nyaman dengan tidak ada Kontrak, padahal itu dapat merugikan pengusaha warnet itu sendiri karena tidak ada jaminan kualitas koneksi yang dijanjikan.dan jangan lupa berdo'a agar semua usaha bisa berjalan lancar.